Situ Cibeureum Grand Wisata merupakan salah satu tempat tujuan gowes yang sangat populer di Bekasi. Lokasinya berdampingan dengan kawasan perumahan elit Grand Wisata, masuk dalam wilayah kecamatan Tambun Selatan, Kab. Bekasi. Para goweser di Kota Bekasi maupun Kabupaten Bekasi tentu saja sudah tidak asing lagi dengan tempat yang satu ini yang boleh dibilang merupakan "Surga" bagi para pesepeda.
Trek Sepeda Situ Cibeureum Bekasi
Sabtu & minggu merupakan waktu yang paling ramai di Danau Cibeureum, seperti halnya pada tempat-tempat atau obyek wisata lainnya. Para pesepeda baik secara individu maupun dengan tim atau komunitasnya biasanya akan tumpah ruah di tempat ini, karena memang tempatnya sendiri cukup nyaman untuk beristirahat menikmati suasana pagi sambil ngopi dan sarapan di warung-warung atau kedai yang banyak tersedia di sepanjang tepi danau.
Trek Sepeda Cibeureum Bekasi
Tidak hanya menawarkan keindahan danau, terdapat juga trek sepeda jalur tanah yang rasanya akan sangat disukai oleh para goweser terutama bagi pengguna MTB. Jalur setapak atau single track situ cibeureum akan memberikan sensasi gowes blusukan yang asyik sekaligus menyenangkan serta udaranya pun cukup sejuk saat gowes di pagi hari.
Berikut adalah beberapa gambar yang menampilkan keindahan dan serunya single trek Situ Cibeureum Bekasi. Mengayuh pedal sepeda di jalur setepak diwarnai dengan hijaunya rerumputan di kanan kiri, dilengkapi dengan ilalang-ilalang semakin memacu jiwa untuk berpetualang.
Trek Sepeda Danau Cibeureum Bekasi
Trek Sepeda Cibeureum Bekasi
Trek Sepeda Cibeureum
Trek Sepeda Situ Cibeureum Bekasi
Trek Sepeda Situ Cibeureum
Single Trek Sepeda Situ Cibeureum Bekasi
Single Trek Sepeda Situ Cibeureum
Single Trek Sepeda Cibeureum
Setelah melihat gambar-gambar diatas, rasanya tentu para goweser ingin sekali mencobanya terlebih lagi untuk yang belum pernah gowes di single trek Cibeureum tersebut. Hal yang wajar mengingat memang asyik sekali gowes menyusuri jalur setapak dengan pemandangan hijau seperti terlihat pada gambar diatas. Nah, sebelum menjajal langsung, ada baiknya temen-temen goweser tonton dulu video berikut ini yang menampilkan tayangan pada saat kami blusukan di trek sepeda Cibeureum.
Nah, buat temen-temen goweser yang belum tahu rute untuk masuk dan menikmati single trek Cibeureum bisa lihat di video diatas ya. Dan apabila tulisan dan video diatas bermanfaat buat temen-temen semua, maka sudi kiranya di share atau bagikan melalui akun sosial media kalian agar semakin banyak goweser lainnya yang mengetahui. Serta jangan lupa dukung terus Masrudi.Net dengan cara subscribe channel yotubenya.
Jika ada pertanyaan atau mungkin informasi tambahan, langsung saja jangan sungkan untuk mengirimkannya melalui kolom komentar baik di video maupun langsung dibawah tulisan ini.
Jembatan Gantung Sasak Mare - Halo teman-teman semua, kali ini admin akan berbagi informasi yang berbeda dari biasanya. Pada kesempatan ini saya tidak membahas informasi seputar game melainkan mencoba berbagi informasi mengenai salah satu tempat gowes di bekasi yang sedang hits atau viral belakangan ini, yakni jembatan gantung Sasak Mare yang terletak di kampung Cisaat, desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Jembatan Gantung Sasak Mare
Jembatan gantung dengan cat warna warni yang menghubungkan dua desa dan dua kecamatan tersebut semakin viral lantaran banyak yang mengabadikan momen di jembatan tersebut dan membagikannya di sosial media. Sebelumnya, Sasak Mare menggunakan cat warna hijau polos sebelum akhirnya dipercantik dengan cat warna warni oleh para pemuda desa setempat, sehingga tampilan jembatan menjadi lebih menarik.
Rute Gowes Sasak Mare
Buat kamu yang mungkin sedang mencari referensi atau informasi tempat tujuan gowes di sekitar Bekasi, Sasak Mare rasanya menjadi salah satu destinasi yang harus kamu datangi. Saya sendiri beberapa hari yang lalu berkesempatan mengunjungi tempat tersebut bersama teman-teman untuk pertama kalinya dengan bersepeda. Untuk rute gowes yang kami lalui, bisa dilihat di video berikut.
Suasana Jembatan Gantung Sasak Mare
Pada saat kami berkunjung kebetulan sepertinya sudah selesai musim panen padi dan para petani belum mulai bertanam lagi sehingga kami belum berkesempatan untuk menikmati pemandangan jembatan yang dikelilingi oleh hijaunya tanaman padi para petani di Sasak Mare.
Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa puas dan bahagia dari kami semua karena akhirnya kesampaian juga gowes ke Sasak Mare. Suasana pada hari tersebut juga cukup ramai, sehingga membuat suasana semakin terasa meriah. Selain itu, terdapat cukup banyak saung yang bisa dipakai untuk melepas lelah sambil menikmati secagnkir kopi atau teh manis dan berbagai macam hidangan yang tersedia disana.
Untuk kamu yang rindu suasana alam pedesaan, persawahan, maka kamu mesti coba untuk datang ke Sasak Mare. Tentu saja tidak harus dengan bersepeda atau gowes, kamu juga bisa berkunjung kesana dengan mengenderai sepeda motor ataupun mobil. Dibawah ini, dapat kamu lihat sekilas suasana yang bisa dinikmati di Sasak Mare.
Foto Jembatan Gantung Sasak Mare
Di bagian akhir tulisan ini, saya taruh beberapa momen yang sempat terabadikan melalui jepretan kamera. Selain agar bisa bermanfaat untuk teman-teman semua yang mungkin sedang mencari gambar jembatan gantung Sasak Mare, juga agar memudahkan saya sendiri bila suatu hari nanti ingin kembali melihat dan mengenang perjalanan yang pernah saya lakukan tersebut.
Gambar yang pertama ini adalah foto jembatan gantung Sasak Mare yang diambil dari sisi wilayah desa Jayasampurna mengarah ke desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. Melewati jembatan ini dengan berjalan kaki dengan pesepeda atau pengguna jembatan yang lain maka kamu akan mendapati sensasi seperti ketika sedang terjadi gempa.
Jembatan Gantung Sasak Mare
Selanjutnya, kamu juga bisa mengambil gambar di jembatan kecil yang juga di cat warna-warni sehingga akan cukup menarik untuk kamu unggah ke instagram atau akun sosial media kamu yang lainnya seperti pada gambar dibawah ini misalnya.
Jembatan Selfie Sasak Mare
Lelah karena menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan bersepeda? Tidak perlu khawatir karena tersedia cukup banyak saung atau gubug yang bisa kamu gunakan untuk duduk bersantai ataupun sambil rebahan melepas lelah, sambil menikmati secangkir kopi atau teh manis yang bisa kamu pesan disana.
Istirahat di Saung / Gubug
Jika perutmu mulai terasa lapar, kamu juga bisa menikmati hidangan nasi dengan sayur asam ditambah lauk ikan asin dan sambal trasi. Kalau kamu telat datang, maka mungkin kamu harus sedikit bersabar karena harus menunggu masakan selanjutnya matang terlebih dahulu. Namun tidak perlu khawatir, karena sambil menunggu kamu bisa menikmati cemilan lainnya yang tersedia seperti ketan, pepes, keripik, dan lain-lain.
Gubug Sambel Trasi Sasak Mare
Jadikan hari liburmu menjadi semakin menyenangkan dengan berbincang santai dengan teman-teman sambil menikmati suasana alam pedesaan dan persawahan yang cukup indah dipandang mata yang dapat kamu dapatkan salah satunya di Sasak Mare.
Warung di Sasak Mare
Mungkin itu saja yang dapat admin bagikan sedikit informasi seputar salah satu tempat gowes di Bekasi yang layak untuk kamu kunjungi. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk kamu semua yang sudah membacanya, terutama yang belum pernah berkunjung ke Sasak Mare. Jangan lupa bantu bagikan informasi ini melalui akun sosial media kamu, agar semakin banyak orang yang mengetahuinya.
Silahkan tinggalkan komentar jika mungkin ada yang ingin ditanyakan atau mungkin ada informasi tambahan seputar jembatan gantung Sasak Mare dan sekitarnya.
Saung Pelangi Sumur Buni Cisaat belakangan ini semakin banyak dibicarakan oleh netizen di sosial media, terutama dikalangan para goweser atau pesepeda. Sebuah tempat wisata yang berlokasi di daerah Cisaat, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sesuai dengan namanya, obyek wisata ini menawarkan keindahan dan kenyamanan bagi para pengunjungnya melalui saung-saung yang dicat warna-warni dan berdiri diatas area persawahan.
Mas Rudi dan anggota Goweser MGT007 telah berkesempatan untuk mengunjungi Saung Pelangi Sumur Buni pada tanggal 29 November 2020 yang lalu. Saat itu, masih ada beberapa saung yang nampak masih belum dicat serta masih dalam tahap pengembangan. Bisa saja saat Anda membaca tulisan ini, kondisi Saung Pelangi Cisaat tersebut sudah banyak berubah, mungkin sudah ada penambahan jembatan dan saung, serta sudah dicat keseluruhan.
Kita tidak perlu membeli tiket masuk Saung Pelangi Sumur Buni, hanya saja jika memang Anda berkenan untuk berpartisipasi dalam pengembangan obyek wisata tersebut, telah disediakan kotak sumbangan sukarela yang diletakkan tepat di pintu masuk saung.
Ada baiknya, jika Anda ingin menikmati makan di Saung Pelangi Cisaat bersama keluarga atau tim Anda, maka silahkan booking terlebih dahulu hari-hari sebelumnya. Kami, tim Gowes MGT007 pada saat itu tidak bisa menikmati makan bersama di sana, karena ternyata memang pengelola sendiri belum bisa menyediakan makan untuk rombongan yang datang mendadak atau tanpa booking dulu sebelumnya.
Namun tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa menikmati beberapa makanan ringan atau cemilan yang disediakan oleh beberapa pedagang di sekitar lokasi, sambil menikmati kopi atau teh hangat maupun ES.
Lokasi Saung Pelangi Sumur Buni sendiri tidak jauh dari spot gowes lainnya yang berada di daerah Cisaat, salah satunya adalah Jembatan Gantung Sasak Mare. Nah, kalau Anda mungkin tidak kebagian makan di Saung Pelangi Cisaat, bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Sasak Mare dan sarapan pagi atau makan siang disana. Cukup banyak warung-warung yang bisa Anda singgahi yang salah satunya adalah Kedai Bu Dina yang berada di sisi Serang Baru.
GosSil Lippo Cikarang
Pada saat kami berkunjung ke Saung Pelangi Cisaat hari itu, kebetulan tim GosSil (Gowes Silaturahmi) juga sama. GosSil merupakan salah satu rombongan atau tim Gowes yang berasal dari daerah Lippo Cikarang dan sekitarnya, yang semua anggotanya adalah wanita. Kami pertama kali ketemu dengan tim ini adalah ketika kami sama-sama berkunjung atau gowes ke Warung Bondol.
Personilnya cukup banyak, lebih dari 20 orang yang hadir saat itu. Dan kami sempat menyapa dan berbincang-bincang singkat hari itu. Tidak hanya dengan GosSil, kami juga sempat berbincang dengan pemilik dan pengelola Saung Pelangi Sumur Buni. Selengkapnya, bisa dilihat pada video berikut ini percakapan atau obrolan singkat kami kala itu.
Untuk rute gowes menuju Saung Pelangi Cisaat, bisa ikuti arahan melalui Google Maps atau aplikasi sejenis lainnya, dan berikut kami lampirkan titik lokasinya di Google Maps.
Untuk saat ini, mungkin baru itu saja informasi mengenai Saung Pelangi Sumur Buni Cisaat yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat untuk Anda semua yang membacanya. Kedepan kami usahakan untuk kembali menambahkan atau memperbaharui informasi mengenai salah satu spot Gowes di Bekasi yang perlahan mulai dikenal ini.
Anda juga bisa menambahkan informasi lainnya seputar Saung Pelangi Cisaat ini melalui kolom komentar dibawah, agar menjadi referensi tambahan atau bahan diskusi dengan pembaca lainnya.
Danau Toba merupakan salah satu danau yang sangat terkenal di Indonesia, yang terlatak di Sumatera Utara. Bagi para pecinta traveling tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu destinasi wisata di pulau Sumatera bagian utara tersebut. Nah, untuk kamu yang tinggal di Bekasi dan sekitarnya, yang mungkin belum kesampaian untuk mengunjungi danau Toba yang asli, maka kamu bisa coba datang berkunjung ke Danau Toba versi mini di Bekasi, yakni Situ Cibeureum.
Danau Cibeureum Bekasi
Danau Cibeureum merupakan sebuah danau alami yang terletak di dua Desa, yakni Desa Lambangsari dan Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan. Lebih mudahnya lagi, danau yang terbentuk secara alami ini terletak di pinggir perumahan Grand Wisata, Bekasi. Situ Cibeureum memiliki luas kurang lebih 2 hektar dengan penampakan permukaan air yang tenang yang akan semakin terlihat indah ketika senja datang.
Di bagian tengah Danau terdapat sebuah gundukan tanah yang ditumbuhi dengan rerumputan dan juga beberapa pohon, layaknya sebuah pulau yang dikelilingi air. Hal tersebut mirip dengan Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba, hanya ukuran Danau dan Pulaunya saja yang berbeda. Maka dari itulah, pada judul tulisan ini kami menyebut Situ Cibeureum sebagai Danau Toba versi mini di Bekasi.
Tempat Gowes Favorit di Bekasi
Danau Cibeureum merupakan salah satu tempat tujuan favorit bagi para pesepeda atau goweser di Bekasi. Di akhir pekan terutama pada hari Minggu, biasanya tempat ini akan dipenuhui oleh para goweser yang datang dari berbagai penjuru baik dari Kota maupun Kabupaten Bekasi. Terdapat cukup banyak saung dan warung-warung yang menyediakan berbagai macam hidangan makanan dan minuman di sana, sehingga sangat cocok dijadikan salah satu destinasi gowes wisata di Bekasi.
Tempat Gowes di Bekasi
Setelah mengayuh dan menempuh perjalan yang mungkin cukup melalahkan, maka ketika tiba di Danau Cibeureum Anda bisa segera melepas lelah dengan duduk maupun rebahan di saung-saung yang tersedia. Anda juga bisa memesan berbagai macam makanan seperti lontong, gorengan, mie rebus, mie ayam dan lain-lain untuk sarapan di pagi hari. Berbagai macam minuman juga bisa dapat Anda pesan di sana, termasuk kelapa muda.
Anda juga bisa turun kebawah untuk menikmati pemandangan Danau Cibeureum dari dekat, dan jika mau Anda juga bisa berkeliling Danau dengan menaiki perahu yang tersedia di sana.
Mau yang lebih menarik? Trek tanah merah yang ada di sekitar danau bisa menjadi hiburan menarik lainnya bagi para goweser. Bahkan biasanya tidak hanya para pengayuh sepeda saja yang bermain di lintasan tanah merah tersebut namun juga para riders motor cross. Tidak jarang para pecinta hobi aerodinamika, juga menerbangkan pesawatnya di tanah lapang sekitar Danau Cibeureum.
Berikut ini Admin lampirkan salah satu video gowes ke Danau Cibeureum, dimana selain dokumentasi perjalanan Anda juga bisa melihat sekilas suasana Situ Cibeureum yang cukup indah menawan.
Tempat Wisata Instagenic / Instagramable di Bekasi
Dari informasi yang sudah diuraikan diatas, jika Anda mungkin mencari tempat wisata yang instagenik atau tempat wisata yang instagramable di Bekasi, maka Danau Cibeureum layak menjadi salah satu tempat yang Anda kunjungi. Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam kita sudah bisa menikmati pemandangan yang cukup indah dan menikmati berbagai macam makanan dan minuman di Situ Cibeureum.
Untuk menuju ke Danau Cibeureum bisa dengan bersepeda, mengendarai sepeda motor atau mobil pribadi bahkan bisa juga dengan menggunakan angkutan umum. Dan berikut ini adalah lokasi Situ Cibereum jika dilihat dari Google Maps.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar Danau Cibeureum saat ini, semoga informasi diatas bermanfaat untuk Anda semua terutama tentunya yang belum pernah dan berencana untuk datang berkunjung ke Situ Cibeureum.
Halo sobat semua, kembali lagi pada kesempatan kali ini Mas Rudi ingin berbagi sedikit pengalaman seputar salah satu tempat wisata alam di Kota Bekasi, yakni Curug Parigi yang berada di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang. Curug Parigi semakin populer sejak banyak netizen yang menguanggah foto maupun video mereka ketika berada di tempat tersebut.
Meski air terjunnya tidak begitu tinggi namun Curug Parigi relatif sangat instagramable, sehingga tidak mengherankan apabila banyak orang yang tertarik untuk berkujung ke tempat tersebut termasuk bagi para goweser atau pesepeda. Curug Parigi memang kian tersohor dan ramai pengunjung terutama pada hari Sabtu dan Minggu.
Admin sendiri telah beberapa kali berkesempatan Gowes Bareng ke Curug Parigi bersama tim gowes MGT 007 yang berasal dari Mustikajaya, Kota Bekasi. Jarak ke Curug Parigi yang realtif tidak jauh dari Mustikajaya, juga rute yang dilalui relatif bersahabat untuk semua goweser, dan tentu saja pemandangan yang cukup indah merupakan beberapa alasan yang membuat kami tidak bosan-bosannya gowes ke Curug Parigi.
Rute Gowes Curug Parigi Bantar Gebang, Bekasi
Untuk menuju ke Curug Parigi, pada intinya kita harus melalui jalan raya Narogong terlebih dahulu menuju ke jalan Pangakalan V persis pada persimpangan menuju ke TPST Bantargebang. Jika kita datang dari arah pasar Bantargebang menuju Cileungsi, maka begitu sampai di persimpangan Jl. Pangkalan V langsung bersiap belok ke kanan, dan sebaliknya jika kita datang dari arah Cileungsi maka ketika sampai di persimpangan Jl. Pangkalan V bisa langsung belok ke kiri.
Dari Jl. Pangkalan V tersebut kurang lebih masih sekitar 1,5 - 2km lagi jarak yang harus kita tempuh untuk sampai ke Curug Parigi. Dan disini, merupakan salah satu keseruan yang bisa kita dapatkan ketika Gowes ke Curug Parigi, karena kita akan dimanjakan dengan jalan menurun yang cukup panjang sehingga bisa sejenak berhenti mengayuh dan jika mau kita juga bisa sedikit bermanuver seperti misal lepas kedua tangan.
Selain itu kita juga akan melewati sebuah jalan yang cukup berliku dan terpagar panel di sisi kanan dan kiri yang membuat kita seolah sedang berada dalam sebuah labirin. Tetap waspada dan jangan terlena karena ini merupakan jalur dua arah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah melewati jalur yang biasa kami sebuat dengan "labirin" tersebut, maka kitapun akan sampai di pintu masuk Curug parigi.
Tidak ada tiket masuk ke Curug Parigi, namun disini kita akan dikenakan biaya parkir atau retribusi sebesar Rp2.000,- untuk 1 sepeda, dan Rp5.000 untuk 1 sepeda motor. Dari pintu masuk tersebut, kita masih harus berjalan lagi kurang lebih sejauh 300-500 meter untuk sampai di pinggir sungai Curug Parigi.
Kondisi Air Sungai Curug Parigi
Admin cukup beruntung karena berkesempatan menyaksikan Curug Parigi dalam beberapa kondisi. Yang pertama adalah ketika air sungai cukup banyak namun kita masih bisa turun ke dasar sungai untuk melihat atau berfoto-foto dekat dengan air terjun. Hal ini biasanya terjadi ketika di hulu malamnya turun hujan namun mungkin tidak begitu deras dan lama. Kurang lebih seperti pada video di bawah ini penampakannya.
Kedua, admin juga berkesempatan menyaksikan Curug Parigi dalam kondisi air sedang surut atau tidak banyak. Dalam kondisi seperti ini, kita bisa turun ke dasar sungai dan jika mau kita juga bisa lebih mendekat lagi ke Curug Parigi berfoto diatas bebatuan besar. Namun tentu saja kita tetap harus waspada dan berhati-hati untuk melakukan hal tersebut. Anda bisa lihat langsung kondisi tersebut kurang lebih seperti pada video berikut ini.
Ketiga, admin pernah juga menyaksikan langsung Curug Parigi ketika kondisi air sedang banyak-banyaknya, bahkan warna air sampai terlihat cokelat. Jika dalam kondisi seperti ini, kita tidak bisa turun hingga ke dasar sungai dan mendekat dengan air terjun seperti pada 2 kondisi yang telah diuraikan diatas. Kalaupun bisa, rasanya ini bukan pilihan yang baik, apalagi untuk orang yang tidak benar-benar paham dengan situasi dan kondisi di Curug Parigi tersebut.
Berikut dapat Anda tonton langsung penampakan Curug Parigi ketika air sedang banyak-banyaknya atau luber.
Warung & Spot Foto di Curug Parigi
Untuk anda yang suka mengabadikan momen melalui jepretan kamera, tidak hanya berfoto di dekat air terjun saja yang bisa Anda lakukan, namun tersedia juga beberapa spot foto dengan latar belakang sungai Cileungsi yang sengaja dibuat atau disediakan oleh pengelola. Anda cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp2.000 saja untuk mengambil gambar di spot-spot yang telah disediakan tersebut.
Perut terasa lapar atau mungkin ingin menikmati secangkir kopi atau teh hangat? Tidak perlu khawatir karena disana juga banyak warung yang menjajakan berbagai makanan dan minuman. Ketan, gorengan, mie ayam, mie instan, es teh manis hingga kelapa muda bisa dengan mudah didapatkan dan kita bisa menikmatinya sambil beristirahat di tempat yang telah disediakan.
Harga makanan dan minuman di sana juga relatif tidak mahal. Jadi, Curug Parigi memang cocok menjadi salah satu destinasi bagi Anda yang mencari tempat wisata Alam di Kota Bekasi yang murah meriah. Dan tak ketinggalan tentunya, Curug Parigi merupakan salah satu tempat gowes di Bekasi yang harus Anda kunjungi jika belum pernah kesana.
Mungkin itu saja untuk saat ini yang dapat Admin bagikan seputar Curug Parigi. Admin usahakan untuk segera memperbarui atau menambahkan apabila ada informasi menarik atau penting lainnya seputar Curug Parigi. Jika Anda memiliki informasi tambahan lainnya seputar Curug Parigi, Anda juga bisa berbagi dengan kami dan pembaca lainnya melalui kolom komentar.
Bagi warga Bekasi dan sekitarnya rasanya tentu sudah tidak asing lagi dengan
salah satu tempat wisata Taman Limo Jatiwangi. Salah satu tempat yang biasa
dijadikan tujuan berlibur untuk sejenak melepas lelah dan penat dari aktifitas
keseharian seperti bekerja dan aktifitas lainnya. Letaknya yang berada di
daerah kawasan industri serasa menjadi oase bagi warga sekitar yang tentu
sangat rindu akan hadirnya sebuah ruang hijau.
Taman Limo Jatiwangi
Taman Limo Jatiwangi menawarkan berbagai macam keindahan seperti danau, area
persawahan dan beberapa spot untuk selfie. Tersedia juga cukup banyak
saung yang bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan, seperti istirahat
sambil menikmati hidangan yang tersedia di Taman Limo bahkan tak jarang
menjadi tempat arisan atau tempat berkumpulnya berbagai komunitas.
Tempat Gowes di Bekasi
Bagi Anda yang hobi bersepeda atau gowes, Taman Limo layak menjadi salah satu
tujuan atau destinasi yang Anda coba, terlebih lagi apabila Anda belum pernah
berkujung ke tempat tersebut. Khususnya bagi warga sekitar Cikarang Barat,
Cibitung, Mustikajaya dan sekitarnya, karena untuk menuju ke Taman Limo
relatif masih terjangkau dengan bersepeda santai, seperti yang Admin lakukan
beberapa waktu yang lalu bersama teman-teman, yang liputan atau dokumentasi
perjalanannya dapat Anda saksikan pada video dibawah ini.
Rute atau Jalur Gowes ke Taman Limo Jatiwangi yang kami lalui diatas cukup
menarik, melewati berbagai macam jalan, mulai dari jalan yang masih berupa
tanah dan bebatuan sampai dengan yang sudah beraspal. Melintasi area
perkampungan juga perkebunan yang terasa indah ketika mata memandang.
Agar semakin nyata, Anda bisa turut menyaksikan keseruan perjalanan gowes kami
dari Mustikajaya ke Taman Limo tersebut dengan menonton video diatas sampai
selesai dan akan lebih lengkap lagi apabila Anda menonton video bagian pertama
terlebih dahulu dibawah ini.
Tempat Wisata Keluarga di Bekasi
Taman Limo Jatiwangi juga sangat cocok untuk dijadikan salah satu tempat tujuan
wisata keluarga di Bekasi. Tersedia beberapa wahan permainan untuk anak-anak
seperti trampolin, ayunan, kolam renang anak, juga wahana wisata air bebek
gowes. Anda juga bisa menikmati suasana makan siang diatas air dimana tersedia
berbagai macam menu yang dapat Anda pesan seperti ikan bakar dan lain
sebagainya.
Sambil menunggu hidangan selesai dibuat, Anda bisa mencoba berjalan
berkeliling kawasan Taman Limo melihat serunya suasana, terlebih apabila Anda
datang pada hari-hari libur. Atau bisa juga Anda menikmati serunya
mengelilingi Danau Taman Limo menggunakan bebek gowes yang dapat Anda sewa
disana. Hal ini tentu akan sangat menyenangkan sekali terlebih lagi apabila
Anda melakukannya bersama sang buah hati.
Akses menuju ke Taman Limo ini relatif tidak sulit baik bagi Anda yang
menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, karena akses jalan yang
dilalui sudah cukup baik. Dan berikut adalah lokasi Taman Limo Jatiwangi
apabila dilihat dari Google Maps.
Nah, demkian tadi informasi seputar Taman Limo Jatiwangi yang dapat kami bagikan, semoga informasi diatas bisa menambah informasi dan referensi untuk Anda yang sedang mencari tempat wisata keluarga di Bekasi, yang cukup mudah dijangkau baik dengan kendaraan bermotor ataupun dengan bersepeda atau gowes.